Bandar Poker Kamboja Tertangkap Di Imigrasi Bandara

Seorang pria berkebangsaan Malaysia, ditangkap oleh petugas Kepolisian Kamboja saat melakukan antrian imigrasi Bandara Sihanoukville. Menurut keterangan yang didapat dari petugas Bandara Sihanoukville (KOS). Pihaknya sudah mendapatkan informasi dari pihak berwajib Malaysia untuk melakukan penangkapan ini. Pria bernama Tjhia Liem Hok ini diduga melakukan kejahatan berupa pencucian uang secara ilegal dengan menjalankan bisnis sebagai bandar judi Poker online di Kamboja.

Boss Bandar Poker Online Sekaligus Money Laundry

Aliem, panggilan akrab dari bandar Poker online tersebut, ternyata memang sudah menjadi target operasi dari Kepolisian Malaysia sejak beberapa tahun yang lalu. Pihak Kepolisian mengincar dirinya, lantaran bisnis yang dilakukan olehnya, yaitu judi online uang asli. Sekaligus melakukan pencucian uang dengan skala besar.

Kasus money laundry yang dilakukan oleh Aliem ditelusuri oleh pihak berwajib dari Malaysia sudah sejak 5 tahun yang lalu. Kendati licin bagaikan belut, Aliem selalu bisa lolos dari kejaran pihak berwajib. Dirinya sering berpindah-pindah tempat tinggal.

Dalam melakukan bisnis haramnya ini, Aliem bekerja sama dengan salah satu rekannya yang bernama Pai Kim. Rekanannya ini yang akan mengatur alur pencucian uang hasil dari judi Poker online yang dibuka di Kamboja.

registrasi agen poker idnplay online

Interpol Malaysia Buru Aliem Di Kamboja

Setelah jejak gerak dari Aliem terlacak petugas Kepolisian Malaysia. Pihak Interpol Malaysia bergerak cepat dengan menghubungi pihak berwajib di Kamboja untuk melakukan penahanan atas pelaku. Dan benar saja, tepat pukul 13.15 waktu Kamboja, GMT +7. Aliem terlihat melakukan antrian di jalur loket imigrasi bagian Visa on Arrival (VoA).

Pihak Kepolisian setempat langsung melakukan penangkapan dan mengamankannya. Menurut keterangan Interpol Malaysia, mereka masih memburu teman dari Aliem yang juga menjadi target operasi pihaknya. Aliem sendiri langsung digiring ke lokasi dirinya membuka tempat judi online Poker uang asli.

Di sebuah rumah sewaan berlantai tiga, ditemukan 10 orang karyawan dan 3 orang lokal (Kamboja) yang menjadi pembantu. Petugas langsung mengamankan semuanya dan melakukan pendataan atas para karyawan yang juga berkewarganegaraan Malaysia tersebut.

Menurut pengakuan dari para karyawan, aktifitas mereka pun ternyata ilegal di Kamboja. Sang pemilik diketahui tidak memiliki lisensi resmi sebagai pelaku bisnis judi online di Kamboja. Secara otomatis, Aliem pun semakin dalam terjerat pasal hukum berlapis di Malaysia dan juga Kamboja.

Situs Agen Judi Bandar Poker Online Indonesia Terpercaya - QQPOKERONLINE